Ilustrasi Kebakaran Foto: Pixabay

Polisi menyebutkan meninggalnya seorang pekerja di PLTU Teluk Sirih, Padang, Sumatera Barat, akibat bencana kebakaran yang terjadi waktu dini hari tadi Sabtu 8 Januari 2022, diduga bukan karena terbakar.

Pekerja yang meninggal dalam insiden kebakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Teluk Sirih, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sabtu (8/1/2022) pagi ternyata warga setempat.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan korban bernama Firmansyah (43) itu merupakan warga setempat, yang bekerja sebagai Safety Protection atau K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) bagian Pemadam Kebakaran.

“Jadi diwaktu kejadian itu, korban ini bersama rekannya yakni Jasman. Korban sudah dilarang naik ke lokasi kebakaran yakni di lantai 5 di PLTU,” katanya, Sabtu 8 Januari 2022.

Namun korban tetap nekat naik, hingga akhirnya Jasman pun kehilangan kontak dengan rekannya itu.

Setelah itu, Jasman berupaya mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya korban ditemukan tergeletak di lantai dasar pembangkit unit 1 PLTU.

“Dari keterangan Jasman, korban sempat dilarikan ke RSUP M Djamil Padang, karena kondisi korban ketika itu, ada pecahan kaca di sekelilingnya. Tapi nyawa korban ternyata tidak terselamatkan,” sebutnya.

Untuk itu, diduga korban meninggal meninggal mencoba loncat dari lantai 5 ke bawah.

“Jenazah korban telah dimakamkan siang tadi oleh pihak keluarga,” tutupnya.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *