Ilustrasi hujan salju di Pakistan Foto: REUTERS/Naseer Chaudary

Setidaknya 21 orang turis dinyatakan tewas akibat suhu ekstrem di Murree, Pakistan. Para turis memadati lokasi tersebut untuk berwisata hujan salju yang lebat.

Dikutip dari AFP, karena jumlah turis yang membeludak, memicu kemacetan lalu lintas yang panjang. Kondisi tersebut terjadi di tengah cuaca dingin yang menyengat.

Pihak kepolisian melaporkan setidaknya delapan orang yang tewas membeku di dalam mobil mereka. Sementara, tak dijelaskan penyebab tewasnya belasan turis lainnya, apakah juga karena kedinginan atau terlalu lama menghirup gas CO2 karena terperangkap di kendaraan mereka yang tertutup salju.

Menteri Dalam Negeri Sheikh Rashid mengatakan, militer telah dikerahkan untuk membersihkan jalan dan menyelamatkan ribuan orang yang masih terperangkap di dekat Murree, sekitar 70 kilometer timur laut ibu kota, Islamabad.

Video yang dibagikan di media sosial memperlihatkan deretan mobil tertumpuk salju setinggi satu meter di bagian atapnya.

“Hujan salju lebat menyebabkan kemacetan lalu lintas dan penutupan jalan,” kata Babar Khan, seorang turis yang terdampar selama berjam-jam, kepada AFP.

“Jalan juga ditutup karena pohon tumbang di banyak tempat,” sambung dia.

Pusat Prakiraan Cuaca Nasional Pakistan mengatakan hujan salju lebat diperkirakan masih akan terjadi di daerah itu hingga Minggu (9/1) sore.

Selama berhari-hari, media sosial Pakistan dipenuhi dengan gambar dan video orang-orang bermain salju di sekitar Murree, kota wisata indah yang dibangun oleh Inggris pada abad ke-19 sebagai sanatorium bagi pasukannya.

Otoritas Provinsi Punjab telah mengatakan bahwa daerah tersebut kini dinyatakan ‘daerah bencana’ dan meminta orang-orang untuk menjauh.

Perdana Menteri Imran Khan terkejut dan kesal atas tragedi itu. Dia telah memerintahkan adanya penyelidikan dan penerapan aturan ketat agar tragedi serupa tak terulang.

“Telah memerintahkan penyelidikan dan menerapkan peraturan yang kuat untuk memastikan pencegahan tragedi semacam itu,” kata dia di Twitter.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *