Viral Pasangan Pengantin Asal Pakistan yang Diarak Pakai Buldoser Foto: Twitter @ghulamabbasshah

Belum lama ini, pasangan pengantin asal Pakistan viral dan jadi sorotan publik karena menggelar arak-arakan pernikahan dengan cara yang tak biasa. Jika pengantin pada umumnya memilih arak-arakan menggunakan kendaraan seperti mobil, pasangan ini justru memilih diarak menggunakan buldoser.

Mengutip Cartoq, video yang memperlihatkan pasangan pengantin yang diarak menggunakan buldoser pertama kali diunggah oleh akun Twitter wartawan Pakistan, Ghulam Abbas Shah. Arak-arakan pernikahan itu konon digelar di Lembah Hunza, Pakistan.

Video viral pernikahan petualangan di Lembah Hunza Pakistan,” tulis akun Twitter @ghulamabbasshah pada 1 Oktober 2021 lalu.

Dalam video yang diunggah, tampak pengantin perempuan mengenakan baju pengantin adat Pakistan, Lehenga, berwarna merah yang dihiasi sulam pita emas. Sementara, mempelai pria mengenakan pakaian pengantin serba putih.

Keduanya lalu berdiri di atas sofa yang diletakkan di atas buldoser. Di belakang pasangan pengantin itu, ada beberapa orang yang berdiri di kabin pengemudi untuk menemani pengantin tersebut berkeliling. Karena digunakan untuk mengarak pengantin, buldoser itu juga dihias dengan bunga dan dekorasi lainnya.

Aksi pengantin yang diarak pakai buldoser itu sempat membuat orang-orang di sekitar merasa takjub. Sementara itu, teman dan keluarga pengantin terlihat antusias menyambut arak-arakan tersebut. Bahkan ketika buldoser tiba di lokasi pernikahan, kedua mempelai langsung disambut dengan kembang api yang meriah.

Hingga saat ini, unggahan video itu sudah ditonton lebih dari 3,2 ribu pengguna Twitter. Selain itu, video itu juga mendapat beragam komentar dari beberapa netizen.

Pernikahan yang unik,” kata salah satu netizen

Topi yang dipakai pengantin pria cocok untuk pernikahan petualangan ini,” timpal netizen lain.

Mau menikah tapi bujet minim,” komentar netizen lain.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *