Kubah Masjid Mujahidin, di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang runtuh akibat diterjang angin kencang. Jumat (22/10/2021) (foto: dok istimewa)

Bojonegoro – Akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat sore (22/10/2021), mengakibatkan kubah Masjid Mujahidin, di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo RT 022 RW 007, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, runtuh.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun akibat kencangnya angin, kubah tersebut terlempar hingga sejauh 25 meter. Akibat kejadian tersebut, total kerugian material ditaksir mencapai sebesar Rp 110 juta.

Petugas saat lakukan olah TKP, di lokasi runtuhnya kubah Masjid Mujahidin, di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Jumat (22/10/2021) (foto: dok istimewa)

Kapolsek Kedungadem, Polres Bojonegoro, Inspekstur Satu (Iptu) Fatkur Rahma SH, dikonfirmasi awak media ini menuturkan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat (22/10/2021) sekira pukul 16.30 WIB, di wilayah desa setempat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Tiak lama berselang, tiba-tiba kubah masjid Mujahidin yang ada di dsa setempat tercerabut dan terlempar kemudian jatuh di halaman rumah warga yang ada di samping masjid tersebut

“Kubah jatuh berjarak sekitar kurang lebih 25 meter dari Masjid Mujahidin,” kata Kapolsek.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun setelah terjatu, kubah tersebut mengalami kerusakan. Akibatnya, total kerugian material ditaksi mencapai Rp 110 juta.

“Korban jiwa nihil. Total kerugian material ditaksir mencapai 110 juta rupiah,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Kedungadem agar senantiasa waspada dan berhati-hati terhadap poternsi timbulnya bencana hidrometeorologi jelang musim hujan kali ini.

“Waspadai potensi bencana yang ada. Kami imbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan,” kata Kapolsek Kedungadem, Iptu Fatkur Rahma SH.

Sebelumnya, akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (18/10/2021) lalu, mengakibatkan Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kepohbaru, yang berlokasi di Desa Nglumber, dan sebuah musala di Dusun Ngasem, Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru, alami kerusakan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun akibat kejadian tersebut atap gedung MWC NU mengalami rusak berat, begitu juga kanopi atau teras musala di Desa Sumberagung runtuh. Akibat kejadian tersebut, total kerugian material ditaksir mencapai sebesar Rp 37 juta. (red/imm)

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah dipublish di: https://beritabojonegoro.com

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *