Pertandingan Napoli vs Spartak Moscow dalam laga Grup C Liga Europa di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Italia. Foto: Ciro De Luca/REUTERS

Ketegangan antarpemain dan pelatih tersaji di akhir pertandingan Napoli vs Spartak Moscow di Liga Europa. Pertandingan yang berlangsung di Diego Armando Maradona Stadium, Jumat (1/10) berakhir dengan kemenangan tim tamu 2-3.

Usai wasit Ivan Kruzliak meniup peluit tanda laga selesai, ketegangan terjadi. Para pemain dan staff saling dorong sambil beradu argumen.

Pelatih Napoli, Luciano Spalletti, mengungkapkan apa yang terjadi di akhir pertandingan itu. Sebab, di momen itu Spalletti mendapatkan kartu kuning oleh wasit.

“Tidak terjadi apa-apa. Saya hanya ingin memberi hormat kepada salah satu staf Spartak karena dia mengejek kami sepanjang babak kedua. Saya hanya ingin menjabat tangannya,” ucap Spalletti dilansir Sky Sport Italia.

Spalletti saat memberikan instruksi di laga Napoli vs Inter. Foto: REUTERS/Ciro De Luca

Well, pertandingan Napoli melawan Galatasaray memang berlangsung panas. Ada 29 pelanggaran dan 10 kartu kuning yang tersaji di pertandingan ini. Wasit juga memberikan kartu merah kepada Mario Rui dari Napoli dan Maximiliano Caufriez dari Spartak Moscow.

Sebenarnya, ketegangan juga terjadi di injury time babak pertama. Awalnya wasit memberikan hadiah penalti untuk Spartak. Hal itu dikarenakan Promes dijatuhkan Politano di kotak penalti

Sebelum wasit ingin meninjau VAR, kedua pemain yang berada di lapangan saling dorong. Giovanni Di Lorenzo dan Aleksandr Sobolev yang menjadi pemicu karena keduanya saling dorong. Alhasil wasit memberikan kartu kuning untuk keduanya.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *