Dalang asal Yogyakarta, Ki Bayu Sugati, yang meninggal dunia. Foto: Twitter/@disbudsleman

Salah satu dalang wayang kondang asal Yogyakarta berpulang. Ki Bayu Sugati meninggal dunia hari ini di RSUP Sardjito Yogyakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jenazah Ki Bayu akan dimakamkan pada Selasa (28/9/2021). Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka di Pajangan, Pandowoharjo, Sleman, pukul 11.00 WIB ke Makam Agung Kestubo Mulyo, Pajangan, Pandowoharjo, Sleman.

Turut berduka berpulangnya Pak Bayu Sugati, seniman n budayawan yg setia membangun kabudayaan. Husnul khotmah. al Fatihah. Selamat jalan,” tulis akun resmi twitter Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, @DisbudSleman.

Berita lelayu meninggalnya Ki Bayu Sidik Supriyadi alias Ki Bayu Sugati, dalang wayang kulit asal Yogyakarta. Foto: Twitter

Ki Bayu Sugati merupakan seorang dalang kelahiran Sleman 12 September 1967 dengan nama asli Bayu Sidik Supriyadi. Ia terlahir dan sibesarkan didalam keluarga yang kental akan seni tradisional khususnya pertunjukan wayang kulit.

Ki Bayu Sugati yang nama asli Ki Bayu Sidik Supriyadi merupakan anak ketiga dari enam bersaudara putra-putri (alm) Ki Sugati. Sejak kelas 3 SD, Ki Bayu Sugati telah belajar mendalang. Selain belajar wayang, ia juga mempelajari kesenian ketoprak lewat sang ayah.

Orang tua Ki Bayu Sugati merupakan dalang kenamaan, komedian sekaligus maestro ketoprak di Yogyakarta. Ki Sugati bersama saudara kembarnya Sugito mendirikan grup seni bernama PS Bayu. Keduanya dikenal sebagai pasangan komedi Gito Gati.

Ki Bayu dikenal luas sebagai seorang dalang wayang kulit, namun ia juga pandai berperan di panggung ketoprak. Ia memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap upaya pelestarian budaya.

Sejak kecil, dalam keluarganya, Ki Bayu Sugati selalu dididik untuk menjadi pekerja keras dan rajin berlatih jika ingin menjadi seniman sukses. Hasilnya ia pun menjadi salah satu dalang ternama dan juga mendapat beberapa penghargaan dari berbagai instansi serta dinobatkan sebagai Aktor Terbaik dalam Festifal Ketoprak DIY. (Syiva Pramudji)

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *