Petugas kesehatan menyiapkan suntikan vaksin. (dok)

SOLO-Dinas Kesehatan Kota Solo saat ini harus melakukan penjadwalan ulang untuk kegiatan vaksinasi yang dilakukan. Alasannya, stok vaksin yang dimiliki saat ini mulai menipis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengaku sudah mengajukan permintaan vaksin baik ke pemerintah provinsi maupun ke pusat. “Karena stok vaksin kami hanya cukup untuk sepekan ini,” katanya dalam wawancara virtual, Rabu (21/07/2021) malam.

Beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengajukan permintaan vaksin ke Kementerian Kesehatan. Hanya saja hingga kini Dinkes Kota Solo belum mendapat kepastian mengenai pengiriman vaksin itu.

“Kami sudah minta. Informasinya sudah akan dikirimkan, tapi belum tahu kapan,” kata Wahyuningsih.

Ketersediaan vaksin yang menipis membuat Dinkes harus melakukan penjadwalan ulang kegiatan vaksinasinya. Mereka memilih untuk mengalokasikan vaksin yang tersisa untuk penyuntikan dosis kedua.

Saat ini, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Solo telah mencapai 60,95 persen dari target sasaran. Sedangkan capaian suntikan dosis kedua baru mencapai 35,41 persen. “Selisihnya memang cukup tinggi,” katanya.

Selama ini Pemkot Solo terus melakukan percepatan vaksinasi. Mereka juga menggandeng pihak ketiga agar program itu bisa berjalan lebih cepat. Setiap harinya, mereka mampu melakukan 4 ribu hingga 5 ribu vaksinasi.

“Tapi kalau untuk sekarang mungkin akan sedikit kami perlambat,” kata Wahyuningsih. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran stok vaksin sudah mulai menipis.

(Tara Wahyu)

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *