Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah hari ini. Pada perdagangan kemarin, Rabu (39/6), IHSG ditutup menguat tipis ke level 5,985.48 atau naik 0,61 persen.

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan, mengatakan laju IHSG akan bergerak di level support 5.921 dan level tertinggi 6.043 di sepanjang perdagangan hari ini.

Adapun IHSG diprediksi melemah karena terbebani rencana pemerintah menerapkan PPKM Darurat di 6 provinsi. Meski belum efektif berlaku namun rencana tersebut dikhawatirkan investor akan menghambat pemulihan ekonomi.

“IHSG diprediksi melemah. Pemerintah telah merencanakan pengetatan PPKM Mikro yang diyakini akan memperlambat pemulihan ekonomi,” tulis Dennies dalam risetnya, Kamis (1/7). Selain itu menurutnya, pergerakan IHSG masih akan dibayangi kekhawatiran kasus harian COVID-19 yang Kembali naik signifikan.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Sementara itu, Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan kenaikan IHSG kemarin masih bersifat teknikal rebound. Sehingga potensi kenaikan lanjutan masih mungkin terjadi mengingat IHSG terlihat cukup kuat menjaga support level terdekatnya.

Di sisi lain, data perekonomian tingkat inflasi yang akan dirilis hari ini juga turut memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG. “Hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau,” ujarnya.

Berikut beberapa saham unggulan yang direkomendasikan William:

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
PT Astra International Tbk (ASII)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *