Seorang wanita bersiap untuk menerima suntikan vaksin corona Sinovac, selama program vaksinasi massal di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (31/3). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Kemenkes saat ini tengah mengupayakan percepatan vaksinasi di Indonesia. Saat ini, pencapaian vaksinasi corona masih jauh dari target yang ditentukan pemerintah, yaitu 181 juta orang.

Per 10 Juni, jumlah vaksinasi baru menyentuh 492.664 orang per hari dengan total keseluruhan 19.211.433 orang. Jubir Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi menyampaikan pihaknya menargetkan agar jumlah orang yang divaksinasi bisa meningkat per harinya dari yang sudah ada saat ini.

“Target 1 juta di Juli itu grafik yang kita tingkatkan terus. Moga-moga bisa 500 ribu dan Juli bisa 1 juta,” kata dr. Siti Nadia secara virtual, Jumat (11/6).

Jubir vaksinasi perwakilan Kemenkes, dr. Siti Nadia. Foto: Satgas COVID-19

Ia juga berharap vaksinasi yang ditargetkan untuk 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 181 juta orang dapat menyentuh angka 90 persen pada akhir tahun ini.

“Dan sudah disampaikan di Kampung Tangguh Jaya [KTJ] ini [vaksinasi per hari] 20 ribu, ya. Itu bisa memberikan kontribusi percepatan vaksinasi. 141 juta sasaran di Juli supaya 90 persen di Desember sudah bisa tervaksinasi,” jelasnya.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah diperbolehkan untuk memvaksinasi warganya yang berusia di atas 18 tahun. Vaksinasi untuk warga berusia di atas 18 tahun juga akan diselenggarakan di seluruh Indonesia mulai Juli mendatang.

“PR kita adalah lansia. Kalau dulu ada empat tahap, kini ada tiga tahap. Di Juli semua di atas 18 tahun sudah bisa vaksinasi khusus di luar DKI. Karena yang DKI saat ini sudah bisa di atas 18,” pungkasnya.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *