Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Foto: Dok. Polri

Mabes Polri memberikan kabar terbaru terkait penangkapan 10 teroris di Merauke pada 28 Mei lalu. Mereka semua tergabung dalam jaringan JAD dan berbaiat ke ISIS

“10 orang itu tergabung sebagai JAD yang ada kaitan dengan ISIS. Yang bersangkutan juga mengikuti idah di sana pakai senjata,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin (31/5).

“Yang bersangkutan juga sudah sumpah setia ke ISIS,” tambah dia.

Argo menambahkan, 10 teroris itu bukan penduduk asli Merauke. Mereka merupakan pendatang dari Jawa dan Sulawesi.

“10 orang dari Jawa dan Sulawesi dan tinggal lama di sana. Kemarin yang kita tangkap ini berkaitan dengan rentetan yang pernah kita tangkap di Sulsel,” ucap Argo.

Lebih lanjut, Argo mengatakan dalam penangkapan itu Densus 88 menyita barang bukti mulai dari panah dan beberapa cairan. Hingga saat ini Densus masih terus memeriksa 10 teroris itu.

“Tentunya dengan hal tersebut Densus 88 masih terus intensif periksa mereka. Ada beberapa hal teknis kita tunggu pemeriksaan Densus,” tutup Argo.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *