Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di KM 34, Cikampek, Jawa Baat, Senin (31/5/2021). Foto: Korlantas Polri

Kakorlantas Polri Irjen Istiono menyampaikan rekap data penyekatan pemudik selama arus balik lebaran 2021 periode 15 hingga 31 Mei. Istiono mengatakan total ada 1.466 pemudik dinyatakan positif COVID-19 hasil rapid test antigen secara acak.

“Dari tanggal 15-31 Mei, hari ini secara nasional bahwasanya jumlah yang kita lakukan pemeriksaan berjumlah 1.056.510. Kemudian yang membawa dokumen lengkap 698.627 yang dilakukan swab antigen 357.883 dan yang kedapatan positif sebanyak 1.466,” kata Istiono di Km 34 Tol Cikampek, Senin (31/5).

Selain itu, Istiono mengatakan hari ini dirinya juga memantau pemeriksaan rapid test antigen acak di Tol Cikampek. Hasilnya, ada dua orang dinyatakan positif.

“Hasil swab di Km 34 yang kita tinjau hari ini, hari ini yang kita lakukan pemeriksaan sebanyak 381 orang, positif kedapatan dua dan total penyekatan di Polda Metro Jaya 14 titik dari tanggal 15-31 mei jumlahnya 24.548 dan positif 87 orang,” ucap dia.

Dalam peninjauan ini, Istiono didampingi Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksa dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Istiono menjelaskan, rapid test antigen ini bersiap mandatori wajib khusus di wilayah Sumatera. Ia memastikan Korlantas Polri sudah berusaha maksimal agar tidak ada lonjakan COVID-19 setelah arus balik lebaran.

“Untuk ini arus balik sifatnya ada yang mandatori wajib untuk wilayah Sumatera kemudian yang dari Jawa sifatnya random untuk jalur yang kita bangun sebanyak 149 titik cek point untuk melakukan random tes,” kata Istiono.

Pemeriksaan Rapid Test Antigen Drive Thru Polda Metro Jaya di Kilometer 34 Tol Cikampek Arah Jakarta. (17/05/21) Foto: Instagram/@dishubdkijakarta

Lebih lanjut, Istiono mengatakan pelaksanaan operasi ketupat dan KRYD berjalan dengan baik. Namun meski sudah berakhir, operasi di kewilayahan untuk monitoring arus lalu lintas terus diberlakukan. Nantinya segala keputusan arus lalu lintas diserahkan ke wilayah.

“Evaluasi petugas saya sampaikan di titik-titik penyekatan sinergitas petugas medis ini sangat kompak dari TNI ada pemda contoh di 34 sudah digelar hari ini berakhir semua dilakukan all out di masing-masing titik cek point,” ucap Istiono.

“Tidak ada petugas yang terkena COVID-19 sampai saat ini,” tutup dia.

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *