Sirkuit Isle of Man. Foto: Shutterstock

Jason Dupasquier wafat pada Minggu (30/5) akibat cedera parah yang dialaminya karena kecelakaan di sesi kualifikasi Moto3 Italia sehari sebelumnya. Kendati demikian, Sirkuit Mugello bukanlah sirkuit paling berbahaya dalam sejarah MotoGP.

Sejauh ini, Dupasquier adalah korban jiwa ketiga di Sirkuit Mugello. Sirkuit paling berbahaya dalam sejarah MotoGP terletak di wilayah yang masih berada di bawah kekuasaan Inggris: Isle of Man TT Mountain Course.

Total, ada 36 pebalap MotoGP yang wafat akibat kecelakaan di Isle of Man TT Mountain Course. Tom Phillips dan Leslie Graham adalah dua nama juara dunia MotoGP yang pernah meregang nyawa akibat kecelakaan di sirkuit ini.

Gara-gara itu, seri Isle of Man TT hanya berlangsung selama 1949-1976 dalam sejarah Kejuaraan Dunia MotoGP. Adanya protes dari beberapa pebalap, termasuk Giacomo Agostini, pebalap juara yang paling berpengaruh kala itu, menjadi sebab sirkuit ini dihapus dari kalender MotoGP.

Isle of Man TT yang berlangsung pada 6-17 Juni 1949 tercatat sebagai kejuaraan dunia balap motor pertama. Foto: Dok. MotoGP

Sebelum dan sesudah menjadi bagian dari Kejuaraan Dunia MotoGP, Isle of Man TT Mountain Course tetap dipakai untuk balapan. Berapa jumlah korban jiwa akibat kecelakaan di sana jika ditotal?

Yang pasti, lebih dari 200 kecelakaan fatal telah terjadi di Isle of Man TT Mountain Course. Mirror pada 2019 menyebut bahwa sejak dimulai pada 1907, tercatat ada 258 kematian pebalap di jalur pegunungan Isle of Man TT Mountain Course.

Namun, jika dihitung termasuk para pengamat dan korban jiwa yang tidak dilaporkan, diyakini bahwa jumlah total kematian melebihi 270. Tahun paling mematikan untuk periode balapan di Isle of Man TT adalah tahun 1970 ketika enam orang tewas selama acara tersebut.

Lantas, apa yang membuat sirkuit Isle of Man TT Mountain Course begitu mengancam nyawa?

Sirkuit Isle of Man. Foto: Shutterstock

Bayangkan saja, sirkuit Isle of Man TT Mountain Course itu berbentuk rangkaian mulai dari kota, pegunungan, hingga pedesaan, tanpa ada pengaman di tepi lintasan. Ketika seorang pebalap hilang kendali, tubuhnya bisa menabrak dinding rumah warga, pohon, dan sempitnya trek bisa membuat mereka tertabrak pebalap lain.

Mirror mendeskripsikan bahwa jalur pegunungan panjangnya 37,7 mil berkisar dari permukaan laut hingga 1.300 kaki dan berisi 264 sudut, semuanya di jalan umum, dengan pebalap secara teratur melampaui batas 200 mph.

Perlu dicatat juga bahwa Isle of Man TT adalah ajang balap yang sifatnya jarak jauh, sehingga dibutuhkan konsentrasi penuh dan kondisi fisik yang prima ketika membalap di sana. Lengah sedikit, bisa celaka.

“Jika Roger Federer gagal melakukan pukulan, dia kehilangan satu poin. Jika saya melakukan kesalahan, saya kehilangan hidup saya,” kata mantan pemenang Isle of Man TT, Richard Quayle, kepada New York Times.

***

Dilansir dari : kumparan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *